Bab 37 Menukar untuk Mendapatkan Poin
Tidak lama kemudian, Qin Feng tiba di Puncak Pertama!
Luas area Puncak Pertama jauh lebih besar dibandingkan puncak-puncak lainnya, menyerupai kepala naga raksasa yang sedang melingkar di atas bumi. Tempat ini juga sangat ramai, dengan murid luar yang lalu lalang tanpa henti.
Qin Feng menyusuri jalan lebar hingga sampai ke tengah lereng gunung. Di sana, tampak dua aula kuno yang megah berdiri tegak. Satu adalah "Aula Tugas", dan yang lainnya adalah "Aula Sumber Daya". Tanpa ragu, Qin Feng melangkah masuk ke dalam Aula Sumber Daya.
Aula tersebut saat ini dipadati oleh murid luar yang hendak membeli kebutuhan kultivasi. Karena banyaknya orang, tersedia dua puluh loket pelayanan, dan di depan setiap loket terdapat antrean yang panjang. Qin Feng dengan tertib berdiri di ujung salah satu antrean.
Tak lama setelah mengantre, ia melihat seorang murid luar berusia tiga puluhan bergerak mencurigakan di antara kerumunan, berbisik kepada para murid lainnya. Qin Feng tidak menghiraukannya dan terus maju mengikuti antrean. Namun, tiba-tiba murid luar yang mencurigakan itu menghampiri Qin Feng dan berbisik dengan suara rendah, "Adik seperguruan, sepertinya aku belum pernah melihatmu. Kamu murid baru, ya?"
"Ada perlu apa?" tanya Qin Feng dingin.
"Hehe, jangan salah paham, Adik seperguruan. Aku hanya ingin bertanya, apakah kamu ingin menukar poin sekte?" bisik murid luar itu sambil tersenyum.
"Oh? Kamu punya poin sekte?" Ekspresi Qin Feng sedikit berubah. Ia tahu bahwa di antara para murid luar, terdapat perantara khusus yang mencari keuntungan dengan menukar poin sekte dengan batu roh.
"Hehe, jika kamu butuh, ikuti aku!" Murid luar itu memberi isyarat mata lalu melangkah lebar keluar dari aula.
Qin Feng berpikir sejenak lalu memutuskan untuk mengikuti. Kebetulan ia memang membutuhkan poin untuk membeli piringan formasi. Awalnya ia mengantre hanya untuk menanyakan harga piringan formasi, dan kini karena ada yang menawarkan diri, ia tentu tidak akan menolak. Dengan cara ini, ia bisa memegang kendali dan menawar harga lebih murah. Jika ia mencari orang lain secara gegabah, ia berisiko tertipu.
Mereka pun tiba di hutan di samping Aula Sumber Daya.
"Adik seperguruan, berapa banyak poin sekte yang ingin kamu tukar?" tanya murid luar itu sambil tersenyum.
Qin Feng menjawab dengan datar, "Katakan dulu, bagaimana kurs penukarannya?"
Setelah berpikir sejenak, murid luar itu menjawab, "Lima belas batu roh tingkat rendah untuk satu poin!"
Mendengar itu, Qin Feng langsung berbalik dan hendak pergi. Sialan, orang ini benar-benar serakah! Harga normal biasanya sepuluh batu roh untuk satu poin, tapi dia menaikkannya hingga lima puluh persen. Qin Feng bukan orang bodoh yang bisa diperas.
"Eh, Adik seperguruan, jangan pergi dulu! Bukankah dalam bisnis kita harus tawar-menawar? Kalau menurutmu mahal, silakan ajukan tawaran!" Murid luar itu segera menahan Qin Feng dengan wajah meringis.
"Hum, kamu tidak jujur, bagaimana aku bisa menawar?" ujar Qin Feng tidak senang.
"Lalu, menurutmu bagaimana seharusnya?" tanya murid luar itu.
"Delapan batu roh untuk satu poin!" jawab Qin Feng.
"Wah, silakan pergi sana! Aku memintamu menawar, bukan merampok!" Murid luar itu murka dan melepaskan tangan Qin Feng, mengisyaratkan agar ia segera pergi. Dengan harga itu, dia tidak hanya tidak untung, tapi justru rugi besar.
"Sembilan?" tanya Qin Feng lagi.
"Paling rendah tiga belas!" jawab murid luar itu.
"Sepuluh!"
"Dua belas, itu batas bawahku!"
"Sebelas, atau tidak sama sekali!" Qin Feng berpura-pura pergi. Ia mengerti bahwa harga normal memang sepuluh batu roh, tetapi karena ia sangat membutuhkan poin, ia harus membiarkan orang itu mengambil sedikit keuntungan.
"Sebelas... itu terlalu sedikit..." Murid luar itu masih ragu. Untung satu batu roh terasa terlalu sedikit.
"Aku butuh poin dalam jumlah banyak!" tegas Qin Feng.
"Oh? Berapa banyak?" Mata murid luar itu berbinar.
"Sebelum menjawabmu, katakan padaku, berapa poin yang dibutuhkan untuk satu piringan formasi tingkat tiga?" tanya Qin Feng balik.
Murid luar itu berpikir sejenak dan menjawab jujur, "Setahuku, piringan formasi tingkat tiga biasa membutuhkan sekitar seratus lima puluh poin. Tapi itu tergantung kategorinya; misalnya, formasi pembunuh membutuhkan poin lebih banyak..."
"Aku butuh formasi untuk menyembunyikan aura!" kata Qin Feng dengan suara berat.
Setelah merenung, murid luar itu menjawab, "Itu kira-kira butuh dua ratus poin!"
"Baik, aku tukar tiga ratus poin!" seru Qin Feng.
"Oke, sepakat!" Murid luar itu sangat gembira. Tiga ratus poin berarti keuntungan tiga ratus batu roh. Bisnis ini layak dilakukan. Jika Qin Feng hanya membeli sedikit, ia tidak akan peduli karena menukar poin sekte secara diam-diam melanggar aturan. Namun jika untungnya besar, itu masalah lain. Bahkan jika ketahuan oleh Balai Penegak Hukum, hukumannya hanya denda beberapa puluh batu roh.
Qin Feng mengeluarkan tiga ribu tiga ratus batu roh tingkat rendah dan memberikannya kepada murid luar tersebut. Murid luar itu mengeluarkan token identitasnya dan menempelkannya pada token milik Qin Feng.
*Syu!*
Cahaya putih redup melintas, dan tiga ratus poin sekte berhasil ditransfer.
"Adik seperguruan, kerja sama yang menyenangkan! Kalau nanti butuh poin lagi, ingatlah untuk mencariku!" Murid luar itu meninggalkan pesan sambil tertawa, lalu tubuhnya melesat pergi dan menghilang tanpa jejak.
Qin Feng menggelengkan kepala, melangkah keluar dari hutan, dan kembali ke Aula Sumber Daya. Setelah mengantre kembali, ia menghabiskan dua ratus tiga puluh poin untuk membeli piringan formasi penyembunyi aura.
Formasi itu bernama "Formasi Penahan Napas Taixuan", ciptaan seorang tetua Sekte Taixuan. Begitu diaktifkan, formasi ini dapat menahan deteksi kesadaran spiritual dari ahli tingkat Xuanjun. Bagi Qin Feng saat ini, itu sudah cukup. Selain itu, ia menghabiskan lima puluh poin untuk membeli buku "Dasar-Dasar Formasi". Jika ia bisa mempelajarinya, ia bisa membangun formasi sederhana sendiri, seperti formasi pengumpul energi, formasi pembunuh tingkat rendah, atau formasi ilusi. Bagi seorang kultivator, formasi pengumpul energi sangatlah penting. Jika ia bisa memasang formasi pengumpul energi kecil di pondoknya, kecepatan kultivasinya akan meningkat dua kali lipat.
Setelah menyelesaikan semuanya, Qin Feng segera meninggalkan Puncak Pertama dan kembali ke pondoknya. Ia mengeluarkan piringan formasi yang baru dibelinya. Piringan itu seukuran telapak tangan dengan lekukan di tengah untuk memasukkan batu roh. Untuk mengaktifkan formasi, diperlukan batu roh sebagai bahan bakar.
Ia meletakkan piringan di lantai dan memasukkan ratusan batu roh tingkat rendah ke dalam lekukan tersebut. Tak lama kemudian, batu-batu itu terserap habis oleh piringan. Qin Feng merapal mantra dengan jarinya!
*Syu...*
Piringan itu memancarkan cahaya putih yang menyilaukan, menjalin jaring putih besar yang menyelimuti seluruh pondok. Tak lama, jaring itu memudar ke dalam kehampaan dan menghilang.
"Haha, selesai! Sekarang aku bisa berkultivasi dengan tenang!" Qin Feng tertawa puas.
Dengan satu pikiran, ia masuk ke dalam Menara Qiankun, mengeluarkan buku "Dasar-Dasar Formasi", dan mulai mempelajarinya dengan tekun.