Bab Enam Puluh Dua: Muncul ke Permukaan
"Membeli xianmao secara terpisah? Eh? Petugas kepolisian, kalau membeli xianmao saja sih tidak ada, tapi kalau yang membeli xianmao dan yinyanghuo secara bersamaan itu ada, bahkan tidak hanya sekali belinya. Waktu itu saya ingat saya sempat merasa heran, dan saya bahkan bertanya kepadanya untuk apa obat itu dibeli. Meskipun kedua jenis obat ini bukan obat keras dan tidak dikendalikan, saya sendiri toh belum pernah menemui orang yang membeli kedua jenis ini secara terpisah."
"Yinyanghuo?"
"Benar, oh, maksudnya xianlingpi yang ada di resep obat yang kalian bawa itu, namanya memang yinyanghuo. Bahan ini biasanya digunakan untuk mengatasi impotensi dan ejakulasi dini, tetapi soal khasiatnya itu tergantung pada masing-masing orang."
"Apakah pembelinya laki-laki atau perempuan? Apakah Anda masih ingat seperti apa penampilannya? Kapan dia datang ke sini?"
"Perempuan, tetapi saya tidak tahu seperti apa wajahnya. Dia datang dua kali, dan setiap kali datang selalu mengenakan kacamata hitam serta masker sehingga sama sekali tidak kelihatan wajahnya. Namun, dari penampilannya sepertinya dia adalah orang dari kalangan berada."
"Kenapa bisa berkata begitu?"
"Saat dia datang untuk kedua kalinya, istri saya juga ada di toko. Setelah perempuan itu pergi, istri saya bilang bahwa perempuan itu tampak sangat kaya. Saya sempat bertanya mengapa dia berkata begitu, dan istri saya menjawab bahwa tas yang dibawa oleh perempuan itu saja harganya mencapai ribuan yuan, belum lagi sepatu hak tinggi yang dipakainya juga dari merek terkenal."
"Wajahnya tidak terlihat jelas, lalu bagaimana dengan tinggi badannya? Berapa tingginya? Apakah ada ciri-ciri khusus lainnya?"
"Hmm, kalau tinggi badannya, waktu itu saat dia memakai sepatu hak tinggi, tingginya hampir sama dengan saya. Tinggi saya satu meter tujuh puluh. Tidak ada ciri-ciri khusus lainnya, rambutnya panjang, jenis yang terurai di bahu. Oh, ya, rumahnya pasti tidak jauh dari sini."
"Bagaimana Anda bisa tahu?"
"Pertama kali datang, dia datang pada pagi hari saat saya baru saja membuka toko. Saya dan istri biasanya tinggal di toko, dan istri saya setiap pagi selalu pergi ke pasar untuk berbelanja kebutuhan dapur, jadi biasanya toko sudah dibuka saat dia berangkat belanja. Hari itu, tidak lama setelah istri saya pergi, perempuan itu datang. Saya ingat betul, di tangannya dia menjinjing kantong plastik hitam kresek khusus untuk wadah ikan yang biasa dipakai di pasar basah."
"Sudah lama sekali berlalu, bagaimana Anda bisa ingat begitu jelas?"
"Meskipun wajahnya tidak kelihatan, tubuh perempuan ini sangat bagus. Coba kalian pikirkan untuk apa yinyanghuo itu digunakan, tentu saja karena suaminya ada masalah di ranjang, kan? Mengingat perempuan ini sampai turun tangan membelikan obat itu untuk suaminya, makanya saya sangat terkesan."
"Lalu, apakah ada orang lain yang pernah datang membelinya?"
"Tidak ada lagi. Khasiat obat semacam ini juga biasa saja, lagipula obat Tiongkok tidak boleh diminum sembarangan, kalau tidak bisa menimbulkan masalah. Biasanya kami meracik obat berdasarkan resep dokter, sangat jarang ada yang membelinya secara satuan."
"Baik, terima kasih, Boss Wang. Ini nomor telepon saya, jika Anda mengingat sesuatu, silakan hubungi saya."
Setelah itu, Tang Tian pun kembali ke kantor satuan reserse.
Secara samar-samar, ia memiliki firasat bahwa orang yang disebutkan oleh pemilik apotek tersebut kemungkinan besar adalah orang yang mereka cari.
Kendati demikian, keesokan harinya Tang Tian tetap mengajak Li Jun untuk menyisir sisa apotek yang ada di dalam daftar satu per satu.
"Berdasarkan keterangan dari pemilik apotek tersebut, selanjutnya mari kita selidiki dengan teliti seluruh relasi sosial Wang Haixia yang berjenis kelamin perempuan. Kemudian, pasar basah yang dimaksud oleh pemilik apotek itu mestinya yang ini. Sesuai keterangannya bahwa perempuan tersebut tinggal di sekitar sini, maka kita jadikan pasar basah ini sebagai titik pusatnya, dalam radius tiga kilometer siapa pun perempuan yang mengenal Wang Haixia harus kita periksa satu per satu."
Setelah keempat orang itu selesai memeriksa seluruh apotek, hanya apotek yang didatangi oleh Tang Tian dan Li Jun yang memiliki target sesuai dengan kriteria. Meskipun wajahnya tidak diketahui, justru karena alasan itulah orang tersebut menjadi jauh lebih mencurigakan.
Oleh karena itu, ketika keempatnya berkumpul untuk membahas jalannya kasus, Tang Tian langsung mengatur rencana penyelidikan berikutnya.
Penyelidikan sebuah kasus memang selalu seperti ini: terus-menerus melakukan verifikasi berdasarkan petunjuk baru yang muncul, lalu dari situlah ditemukan petunjuk-petunjuk segar.
Mengurai kepompong benang demi benang, menyingkap selapis demi selapis penyamaran di luar kasus untuk mendekati pelaku kejahatan.
Beberapa kasus sangat mudah dipecahkan, bahkan tidak perlu diselidiki secara mendalam karena sebagian kasus merupakan kejahatan yang didorong oleh emosi sesaat. Namun, kasus Wang Haixia dari petunjuk yang telah diketahui saat ini jelas-jelas merupakan sebuah kejahatan yang telah direncanakan sejak lama dan dirancang dengan sangat matang.
Pelaku tampaknya memiliki kesabaran yang luar biasa.
Menghadapi pelaku seperti ini, seseorang harus memiliki kesabaran yang jauh lebih besar daripada dirinya. Itulah kalimat yang diucapkan oleh guru Tang Tian pada pelajaran investigasi kriminal pertama kali ketika Tang Tian baru saja masuk ke akademi kepolisian.
Dalam beberapa hari berikutnya, keempat orang tersebut dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menyelidiki hubungan sosial Wang Haixia.
Jika tidak diselidiki, orang tidak akan tahu. Namun, setelah diselidiki, hasilnya benar-benar membuat kulit kepala meremang.
"Coba kamu lihat, Xiao Tang, ini adalah daftar yang aku dan Wang Qiang selidiki selama beberapa hari ini. Coba periksa apakah ada yang tumpang tindih dengan daftarmu. Hubungan sosial Wang Haixia ini ternyata cukup rumit."
"Benar, tidak disangka dia ternyata juga menanam modal pada dua restoran di luar, dan bahkan Tang Quanming sendiri tidak tahu mengenai hal ini."
"Hmm, banyak orang di rumah sakit juga mengatakan bahwa Wang Haixia biasanya memiliki pergaulan yang sangat luas serta cukup dermawan, sehingga dia bisa akur dengan banyak orang, terutama dengan beberapa keluarga pasien yang hubungannya sangat baik. Konon banyak pasien yang setelah keluar dari rumah sakit pun masih tetap menjalin hubungan dengannya. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa dalam bergaul Wang Haixia memilih-milih orang; dia tidak pernah menunjukkan wajah ramah kepada rakyat jelasa biasa yang tidak punya banyak uang, sebaliknya dia justru sengaja mendekati orang-orang kaya atau para pejabat. Sifatnya agak penjilat terhadap orang berkuasa," tambah Li Jun di samping.
Sementara itu, Tang Tian sedang membolak-balik daftar yang diselidiki oleh kedua kelompok tersebut, dan ia pun merasa sedikit bergidik. Hubungan pergaulan seorang kepala bagian obstetri dan ginekologi di kota kecil ini sungguh membuat orang tercengang.
Ditambah lagi di sekitar pasar basah tersebut terdapat cukup banyak kompleks perumahan, sehingga total orang yang memenuhi kriteria mencapai hampir seratus orang lebih.
Empat orang menyelidiki lebih dari seratus orang, terlebih lagi peristiwa itu terjadi beberapa tahun yang lalu, maka tingkat kesulitannya tentu bisa dibayangkan.
"Begini saja, mari kita susun ulang daftar nama ini. Menurut saya, pertama-tama, jika orang ini ingin merancang rencana terhadap Wang Haixia, setidaknya dia harus sangat mengenal Wang Haixia. Selain itu, hubungan biasa tidak mungkin bisa menyentuh obat herbal Tiongkok yang dikonsumsi oleh Wang Haixia. Ditambah lagi, berdasarkan dugaan kita, orang ini minimal mengerti tentang ilmu pengobatan Tiongkok tradisional, sebab xianmao adalah bahan yang dibeli sendiri secara diam-diam dan dicampurkan ke dalam obat. Takarannya tidak boleh terlalu banyak dalam sekali jalan, jika tidak maka akan mudah menimbulkan kecurigaan. Dengan demikian, takaran tersebut harus dikendalikan dengan baik. Mari kita susun kembali daftar namanya dengan kriteria: memiliki dendam, memahami pengobatan Tiongkok tradisional, serta memiliki hubungan yang cukup dekat."
Saat mengucapkan kata-kata ini, bayangan seseorang tiba-tiba melintas di benak Tang Tian.
"Xiao Tang, jika kau berkata seperti itu, nampaknya ada satu orang yang sangat sesuai dengan kriteria tersebut."
"Benar, aku juga memikirkan orang yang sama."
"Xue Jiaojiao!" Keempat orang itu hampir secara bersamaan memikirkan nama tersebut.
"Kecurigaannya memang sangat besar, tetapi masalahnya adalah kita tidak memiliki bukti apa pun. Pemilik apotek sama sekali tidak melihat wajahnya. Jelas sekali, jika itu memang dia, maka saat dia pergi membeli obat itu dia sudah mempersiapkan segalanya dengan matang. Di sisi lain, apa motifnya? Apakah hanya karena hubungannya dengan Tang Quanming? Serta, jika memang dia pelakunya, lalu peran seperti apa yang dimainkan oleh Tang Quanming dalam masalah ini?" kata Tang Tian dengan kening berkerut.